Ketika Lembur Aku Sendirian Di Kantor Bersama Bosku Yang Genit Ena Koume - Indo18 -
Pintu ruang eksekutif terbuka. Keluar Arka, direktur muda dengan kemeja lengan digulung sampai siku, dasi sudah longgar, dan senyum yang tidak pernah benar-benar ramah—selalu ada ujung genit di sudut bibirnya.
“Tapi aku suka bahaya,” kataku akhirnya, menoleh. Menantang. Pintu ruang eksekutif terbuka
Jantungku berdegu kencang. Aroma parfumnya yang woody dan hangat tiba-tiba menyergap. Inilah yang disebut “genit ala Ena Koume”—bukan vulgar, tapi menjebak lewat detail kecil: tatapan yang terlalu lama, napas yang sengaja dihembuskan ke telinga, jarak yang terus menyusut tanpa pernah menyentuh. Pintu ruang eksekutif terbuka. Keluar Arka